TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Yogiswari Prajanti, seorang desainer APPMI DKI Jakarta, menampilkan koleksi busana terbarunya di Indonesia Fashion Week (IFW) 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis (10/03/2016).

Koleksi yang terdiri atas enam outfit tersebut begitu manis lantaran menggunakan warna-warna ceria, seperti merah muda, kuning, merah, orange, dan ungu.

Tampilan warna yang manis membuat busana-busana tersebut tidak terkesan “tua” dan dapat dikenakan oleh semua kalangan usia.

Yogi mengolah paduan tenun Jepara dan tenun ikat Adonara sedemikian rupa sehingga menjadi busana yang dapat dikenakan sehari-hari.

Koleksi tersebut terdiri atas busana-busana berpotongan A-line, berpotongan pinggang, berbentuk gaun midi, celana palazzo, hingga ber-cardigan.

Alunan lagu-lagu tradisional, seperti Cublak-cublak Suweng, yang diaransemen menjadi lebih modern mengiringi para model yang melenggang anggun di atas catwalk.

April 9, 2016

Cerianya Paduan Tenun Jepara dan Tenun Ikat Adonara Dalam Busana Harian

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Yogiswari Prajanti, seorang desainer APPMI DKI Jakarta, menampilkan koleksi busana terbarunya di Indonesia Fashion Week (IFW) 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, […]
April 9, 2016

Ramuan Tenun Gedog-Batik ala Yogiswari Prajanti

JAKARTA – Tenun gedog diramu dengan batik? Hasilnya ternyata cantik dan unik. Ramuan inilah yang ditawarkan perancang busana Yogiswari Prajanti untuk pecinta mode Indonesia. Karyanya berjudul […]
November 26, 2015

Jika Tuban dan Jepang Bergaya Syar’i

Jakarta, CNN Indonesia — Sudah bukan rahasia umum lagi Indonesia memiliki begitu banyak kain khas Nusantara, namun masih banyak juga yang belum dikenal masyarakatnya sendiri. Itulah yang […]
November 9, 2015

Trending modesty

Llewellyn Flores Doha In a bid to appear innovative and ingenious, fashion runways have seen creations that are often termed outlandish, if not rejected as ‘unwearable’ […]